Thursday, September 4, 2014

Kesalahan yang Terjadi pada Konfigurasi IP Linux Debian


Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Hiiii gan…sahabat blogger!!!!           
Pada kasempatan ini B-sky akan posting tentang Kesalahan padaKonfigurasi IP address Debian. Pada konfigurasi IP address pun, kita masih saja menemui beberapa hambatan atau masalah walaupun kita sudah bukan pemula dalam hal ini. Tapi untuk seorang newbie (pemula :D) kadang hal ini menjadi begitu sulit, tapi tenang saja gan..di sini ada beberapa kesalahan yang kadang terjadi dalam konfigurasi IP.
Langsung saja gan, monggo di baca :)


1)   Kesalahan dalam penulisan perintah



Jika kita meng-enter perintah tersebut, maka yang akan muncul adalah ini :


Lihat dan cermatilah nama file dan folder yang anda tuliskan, jika salah maka yang muncul hanyalah file kosong. Kesalahan ini dapat kita minimalisir dengan menggunakan tombol “TAB” pada keyboard untuk membantu penulisan file dan folder tempat file tersebut berada.

2)   Kesalahan penulisan huruf pada file interfaces
Jika kita salah dalam penulisan huruf dalam file interfaces, maka pada saat restart network interfaces akan muncul seperti ini :


Maka pasti terjadi kesalahan penulisan di dalam file interfaces, lalu kita periksa dengan teliti dan selanjutnya kita ganti penulisan yang salah tersebut.



3)   Kesalahan penulisan octet baik pada IP, subnetmask maupun gateway
Kesalahan dalam penulisan IP/subnetmask/gateway dalam file interfaces, biasanya terjadi karena kita tidak sengaja menekan tombol pada keyboard. Akibatnya octet IP yang kita tulis menjadi tidak falid. Biasanya pada saat me-restart network interfaces akan muncul seperti ini :



Maka pasti terjadi kesalahan penulisan di dalam file interfaces, lalu kita periksa dengan teliti dan selanjutnya kita ganti penulisan yang salah tersebut.



4)   Eth0 belum up ( aktif )
Jika eth0 belum up (di aktifkan), tetapi pada saat itu kita sudah mengkonfigurasi file interface, maka akan terjadi seperti di bawah ini bila kita restart network interfaces-nya.



Jika terjadi seperti di atas, kita coba cek dahulu eth0 sudah aktif atau belum, yaitu dengan perintah “ifconfig”



Jelas terlihat bahwa eth0 belum aktif. Untuk mengaktifkan eth0 pada debian kita gunakan perintah “ifconfig eth0 up”



Kita cek lagi gan, eth0-nya sekarang sudah aktif belum dengan “ifconfig”




Nahh, itu tadi adalah beberapa contoh kesalahan yang mungkin terjadi walaupun kita hanya mengkonfigurasi IP  address saja. Untuk itulah buat agan- agan blogger harus teliti dan cermat dalam setiap langkah pada konfigurasi tersebut. Dan yang paling penting jangan sombong atau puas dulu gan, tetap semangat dan terus mencoba gan :D

Sekian postingan dari saya, SALAM BLOGGER!!!

Wassalamualaikum Wr. Wb.


No comments: