Monday, September 8, 2014

Kesalahn yang Mungkin Terjadi Pada Konfigurasi DNS-server Linux Debian



Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Hiiii gan…sahabat blogger!!!!           
Pada kasempatan sebelumnya, B-Sky sudah posting tentang Kesalahan Konfigurasi IP, jika lupa mohon dibaca lagi dulu gan biar ingat :D Nahh.. pada kesempatan ini, saya akan posting lagi gan, masih sama-sama kesalahan tapi Pada Konfigurasi DNS.
Saat kita mengkonfigurasi DNS mungkin sering menemui kesalahan yang tentu lebih beragam. Hal ini sering membuat kita frustasi dan bahkan tidak mau melanjutkan konfigurasi DNS server-nya. Untuk itulah saya akan berbagi pengalaman dengan agan-agan semua, kesalahan yang sudah saya dan teman-teman alami dalam konfigurasi ini :D
Langsung saja gan, monggo di baca :)

1)      Kesalahan Perintah install bind
Jika kita salah mengetikkan perintah install bind seperti di bawah ini


Maka jika kita enter, akan muncul seperti di atas. Untuk itulah kita harus teliti dalam penulisan perintah. Atau akan lebih mudah jika menggunakan bantuan tombol “TAB” pada keyboard.

2)      Kesalahan pada file reserve
Kekurang hati-hatian dalam pengeditan file reserve menjadikan DNS kita problem pada saat kita tes uji dengan nslookup akan menjadi seperti di bawah ini.


Jika terjadi kesalahan (error) dalam nslookup saat di IP domain (lihat tanda merah di atas), maka yang harus kita lakukan pertama adalah memeriksa file reserve, lihat gambar di bawah. Kita lihat bahwa tan da titik setelah nama domain terhapus menjadi “kazugaya-kun” padahal yang benar adalah “kazugaya-kun.”


Yang kedua adalah memeriksa file nemed.conf, lihat gambar di bawah ini. Kita lihat terjadi penulisan nama file yang seharusnya “db.202” menjadi “db.192”

  

3)      Kesalahan pada file forward
Kesalahan pada file forward akan langsung terdeteksi pada saat kita menguji dengan nslookup nama domain yang kita buat. Untuk lebih jelasnya kita lihat kesalahan berikut.


Jika terjadi seperti diatas, yang kita lakukan pertama adalah memastikan file forward pengeditannya benar. Jika sudah benar dan masih error maka coba lihat file named.conf .  Di bawah ini adalah contoh penulisan nama file yang salah pada named.conf

 

  
4)      Kesalahan Penulisan Perintah pada file “named.conf”


Jika yang terjadi failed pada saat merestart bind9-nya, maka kemungkinan terbesarnya adalah penulisan nemed.conf  dan di bawah ini adalah contoh kesalahannya.


5)      Lupa menambahkan file “resolv.conf” pada folder “etc”
Jika kita lupa dalam menambahkan “resolv.conf”, maka pada saat kita nslookup domain kita, yang kita lihat seperti di bawah ini.


Jika agan menemui masalah yang sama saat uji nslookup, kemungkinan besar resolv.conf agan belum ada ataupun salah. Jika ingin menambahkan file resolv.conf gunakan perintah “nanao /etc/resolv.conf”




Sekian postingan dari SAYA tentang kesalahan konfigurasi DNS-server pada Debian. Semoga bermanfaat gan :)
SALAM BLOGGER!!!

Wassalamualaikum Wr. Wb.

No comments: